Thursday, June 03, 2010

Pengaruh Komunikasi Massa Terhadap Masyarakat dan Budaya


Teori Agenda Setting (Shaw dan McCombs)
Teori Kultivasi (Cultivation theory)
Spiral of Silence (Spiral keheningan)

Teori Agenda Setting (Shaw dan McCombs)
Asumsi:
Media mengatakan kepada kita apa yang penting dan apa yang tidak
media menyusun prioritas topik dan topik ini mempengaruhi perhatian audience, topik mana yang dianggap lebih penting dari topik lainnya.
menyusun agenda pemberitaan media akan memberikan efek (fungsi belajar )pada audience meskipun hanya sampai pada tataran kognitif.
Contoh agenda setting
agenda kampanye yang ditetapkan media
Pentingnya isu yang diangkat oleh partai
Penekanan yang diberikan terhadap isu

Perubahan kognisi audience
Audience memilih kandidat partai yang kompeten menangani isu yang diangkat media.

kesimpulan
Dasar pemikiran agenda setting :
diantara berbagai topik yang di muat media massa, topik yang mendapat lebih banyak perhatian dari media akan menjadi lebih akrab bagi pembacanya dan akan dianggap penting dalam suatu periode waktu tertentu, dan akan terjadi sebaliknya bagi topik yang kurang mendapat perhatian media
Teori Kultivasi (Cultivation theory) George Gerbner
Asumsi dasar
Televisi merupakan media yang unik dengan karakter TV yang bersifat verpasive, acessible, dan coherent
Semakin banyak seseorang menghabiskan waktu untuk menonton televisi, semakin kuat kecenderungan orang menyamakan realitas televisi dengan realitas sosial
;
Asumsi dasar
Light viewers (penonton ringan) cenderung menggunakan jenis media dan sumber informasi yang lebih bervariasi. Sementara Heavy viewers (penonton berat) cenderung mengandalkan televisi sebagai sumber informasi mereka
Terpaan pesan televisi yang terus menerus menyebabkan pesan tersebut diterima khalayak sebagai pandangan konsensus masyarakat
Asumsi dasar
Televisi membentuk mainstreaming (penyeragaman) dan resonance (penguatan) karna pengaruh pesan media tertanam dalam persepsi
Perkembangan teknologi baru memperkuat pengaruh televisi.
Spiral of Silence (Spiral keheningan)
sebagian besar individu mencoba menghindari isolasi, dalam pengertian sendirian mempertahankan kepercayaan atau sikap tertentu.
seseorang memperhatikan lingkungannya dalam rangka mempelajari pandangan-pandangan mana yang semakin kuat dan yang mana yang semakin tidak populer
Proses spiral diawali dari kecendrungan seseoirang mengemukakan pendapat dan orang lain diam dan meningkatkan kemampanan pendapat sebagai pendapat umum
Sumber kekuatan kemampanan dalam spiral if silence
Persepsi individu : opini
Media massa :karna media memberikan pandangan dominan pada waktu tertentu
Dukungan orang lain dalam lingkungannya
Media membentuk persepsi terhadap pendapat mayoritas berhubungan dengan pengungkapan pendapat pribadi, kecendrungan dalam isi media dan pendapat jurnalis akan menghasilkan spiral of silence
Audience Dan Pengaruhnya Terhadap Komunikasi Massa
Uses and Gratifications
kegunaan isi media untuk memperoleh gratifikasi atau penemuan kebutuhan.
Tingkah laku audiens secara garis besarnya dianggap sebagai kebutuhan-kebutuhan dan kepentingan-kepentingan individu
Kategori gratification berasal dari penggunaan media



pendekatan uses and gratification menyajikan alternatif lain dalam memandang hubungan antara isi media dengan audiens, dan dalam pengkategorian isi media – menurut “fungsi”




Asumsi dasar

The audience active and its media use goal oriented
Initiative linking need gratification to a specific medium choice with audience member
Media compete with other sources for need satisfaction
People have enough self-awareness of their media use, interest, and motives to be able to provide researchers with an accurate picture of that use
Value judgments of media content can only be assessed by audience
Audience yang aktif
Utility (menggunakan media karena tugas )
Intentionality ( prioritas pada penyebab menggunakan media)
Selectivity ( mengggunakan media kalau medianya menarik)
Imperviousness to influence(mengkonstruksi makan isi mediayang mempengaruhi cara berpikirnya
Aktivity konsumen media (pemahaman)
Activeness: yang menjadikan media hanya untuk mengisi kekosongan
hal utama yang mendorong munculnya pendekatan “uses”
McQuail (1979):
Oposisi terhadap pandangan deterministis tentang efek media.
keinginan untuk lepas dari debat yang berkepanjangan tentang selera media massa
hubungan antara isi media dengan audiens, dan dalam pengkategorian isi media – menurut “fungsi” dan bukan menurut “tingkat selera”.

Riset Uses dan gratifikasi
Herzog (1944) yang membahas pencarian dan perolehan gratifikasi oleh pendengar-pendengar opera di radio
Suchman (1942) tentang motif mendengarkan musik klasik di radio.
Barelson (1949) tentang hal apa yang dianggap hilang oleh pembaca surat kabar di New York ketika terjadi pemogokan surat kabar.
Katz dan Gurevith (1977) menggunakan riset uses and gratification untuk menjelaskan persamaan dan perbedaan berbagai media dilihat dari fungsi dan karakteristik-karakteristik lainnya
Brown (1976) penggunaan televisi oleh anak-anak, memperlihatkan pentingnya media itu dalam sifatnya yang multi fungsio dan kemampuannya memberikan kepuasan yang bervariasi kepada sebagian besar anak-anak,
Fungsi uses and gratification
dirancang untuk menggambarkan proses penerimaan dalam komunikasi massa dan menjelaskan penggunaan media oleh individu atau kelompok.
Tugas !!!! Buat Small Research tentang Fenomena komunikasi massa (TV, Radio,Majalah,Surat Kabar) Analisis dengan teori komunikasi massa

(Dirangkum dari Perkuliahan Komunkasi ANTAR Budaya Jurusan Jurnalistik UIN Alauddin Makassar)


Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Pengaruh Komunikasi Massa Terhadap Masyarakat dan Budaya"

Post a Comment