Daftar Mata Uang Online, Free

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
Latest Posts

Sunday, February 10, 2013

Shio Ular Air, Tahun Hati-hati



* Peringatan Tahun Baru Imlek 2564

Berdasarkan penanggalan imlek, Sabtu 9 Februari 2013 masehi, tepatnya pukul 23.00 Wita malam nanti, akan terjadi pergantian tahun. Dari tahun 2563 menjadi 2564. Setiap tahun dikenal yang namanya shio. Tahun ini memiliki shio naga air, dan akan berganti tahun dengan shio ular air malam nanti. Seperti apa arti shio ular di kalangan umat Buddha atau kepercayaan China keturunan?

Laporan: Abd Rauf

Menurut Ketua Yayasan Budhi Bakti Palopo, Benny Wijaya, memaknai tahun yang sebentar lagi akan berganti ini sebagai tahun hati-hati. Umat manusia diharapkan memperbanyak ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebab tahun besok memilik shio ular air, atau yang dikenal tahun ular.

"Makna dari tahun ular ini adalah kita harus berhati-hati dalam bertindak dan bertingkah laku. Perbanyak ibadah dan mengingat kepada Tuhan," katanya, saat ditemui Palopo Pos, Jumat 8 Februari 2013.

Shio ular air tahun besok dan shio naga air tahun ini, menurut Benny, maknanya hampir sama. "Tahun lalu Jakarta banjir sebelum masuk pergantian tahun. Tahun ini juga Jakarta Banjir baru-baru ini menjelang pergantian tahun," katanya.

Tahun baru Imlek jatuh bertepatan dengan tanggal 10 Februari 2013 penanggalan masehi ini akan diperingati dengan cukup sederhana. Keluarga umat Budha dan keturunan Cina di Palopo ini, memperingati tahun baru imlek ini dengan ibadahan saja di Vihara.

"Kita tidak memperingati dengan meriah dan pertunjukan barongsai. Kita hanya ibadah menyambut tahun baru imlek. Dua pekan kemudian, hanya akan ada kegiatan donor darah," kata Benny.

Lalu bagaimana hubungannya antara bisnis dengan tahun ular ini? Persoalan bisnis, kata Benny, itu adalah persoalan rejeki dari setiap orang. "Saya juga kurang paham dengan hubungannya dengan bisnis. Tapi menurut saya, itu persoalan rejeki kita masing-masing," ujarnya.

Untuk diketahui, penanggalan Imlek ini pertama kali dimulai pada 2637 SM, pada masa pemerintahan Kaisar Oet Tee atau Huang Ti (2698 - 2598 SM). Imlek ini merupakan penanggalan yang berdasarkan perhitungan bulan (lunar) yang berasal dari dialek Hokkian Selatan. Sehingga dapat dikatakan tahun baru Imlek berarti tahun baru menurut penanggalan bulan.

Makna dari tahun baru Imlek ini juga dapat dilihat dari setiap ucapan selamat tahun baru seperti guo nian hao (selamat menjalani tahun baru), gon he xin xi (hormat bahagia menyambut tahun baru), gong xi fa cai (hormat bahagai berlimpah rezeki). (*/sms)

* Harian Pagi Palopo Pos, Edisi Sabtu 9 Februari 2013
visit: http://www.palopopos.co.id/?vi=detail&nid=60430

read more...

Thursday, December 20, 2012

Disarankan RMU Dikelola Perusda

* Dari Kunjungan Kerja DPRD Palopo di Sidrap

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo bertandang ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Itu guna melakukan konsultasi mengenai pengelolaan mesin rice milling unit (RMU), bersama Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Palopo, Rabu 19 Desember 2012 kemarin.

Laporan: Abdul Rauf

Sidrap yang merupakan daerah penyandang pangan terbesar di Sulsel ini, menjadi pilihan untuk dilakukan konsultasi mengenai penggunaan mesin RMU. Sebab, menurut Kepala Dinas Pertanian Sidrap, Samuel K, dari data 2011, mesin penggiling yang ada di sana telah mencapai sebanyak 324 unit. Masing-masing 40 unit mesin skala besar, 209 unit skala menengah, dan 75 unit mesin RMU, atau yang termasuk dalam skala kecil.

Persoalan pengelolaan mesin RMU, Sidrap sudah tidak dipertanyakan lagi. Namun di sana tak satu pun unit penggiling padi itu milik pemerintah. Semuanya milik swasta. Bahkan, Samuel juga mengaku, kalau bantuan mesin RMU yang sama diberikan kepadanya, tahun 2008 silam, belum juga dioperasikan. "Masih banyak alat yang kurang, jadi masih membutuhkan suntikan dana APBD, sehingga kami belum operasikan itu," kata Samuel.

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil SE MSi, itu mengungkapkan kalau kunjungan itu bertujuan untuk berbagi ilmu dan pengalaman mengenai pengelolaah mesin RMU.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sidrap, Rauf Ambo Dalle mengatakan, sebaiknya mesin RMU itu dikelola Perusahaan Daerah (Perusda). Sehingga, akan dapat menyumbang banyak PAD jika dikelola Perusda. "Kemudian, produksinya itu dijadikan beras kepala, dan dijual ke luar daerah. Sehingga, PAD langsung masuk ke kas daerah," katanya, yang juga mengaku kalau dirinya berasal dari Bastem, saat menerima kedatangan rombongan DPRD Kota Palopo.

Anggota DPRD Sidrap lainnya, H Hamka SP, mengatakan kalau dikelola pihak ketiga, maka akan banyak masalah. Kalau memang mau, jangan ditarget terlalu tinggi. Sehingga mereka bisa bernafas lega. "Tapi saya kira, Perusda itu penting. Sebab jika dikelola dengan baik, maka dapat menyumbang PAD yang cukup besar," katanya, yang juga mengaku kalau dirinya beristri gadis Palopo.

Dikatakannya juga, kalau gabah yang digiling di Sidrap, ada juga berasal dari Luwu, seperti Padang Sappa dan Walmas. Selain itu, pengusaha di sana juga bahkan mengambil gabah sampai ke Masamba dan Kendari. "Biasanya, gabah dari sana kita ambil, tapi kalau sudah digiling, sekitar satu atau dua bulan kemudian, kami mengirim lagi beras yang telah digiling di sini. Sebab di sana memang berasnya cepat habis. Beras kami ini banyak beredar di Pasar Sentral Palopo, Belopa, dan Padang Sappa," ujar Hamka.

Dalam kesempatan itu, hadir Kadispernak Kota Palopo Drs Abdullah MP serta dua orang Kabidnya, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Palopo Hasanuddin, Ketua Komisi III, Alfri Jamil serta Anggota Komisi III, H Henry Ghalib, Dahri Suli, dan Rudy Sukarny. (*)

http://www.palopopos.co.id/?vi=detail&nid=58262
read more...

Wednesday, December 12, 2012

Berharap Jadi Anak yang Berguna Bagi Sesama


* Melirik Kelahiran Anak Pada Tanggal Cantik, 12-12-12

Kelahiran seorang anak, bagi orangtua pasti merupakan hal yang sangat membahagiakan. Tapi kebahagian itu akan berbeda, dan jauh akan lebih menggembirakan jika anaknya lahir pada tanggal yang dianggap cantik dan unik ini. Tanggal 12 bulan 12 dan tahun 2012 (12-12-12).

Laporan: Abd Rauf

Fenomena ini, bagi sebagian orang, Rabu 12 Desember kemarin sangat dinantikan. Bahkan ada orang yang sengaja menunggu sampai Pukul 12.00 tanggal 12, bulan 12, dan tahun 2012 untuk melakukan ritual pernikahan dan acara lainnya. Bahkan, ada yang sengaja menunggu anaknya lahir pada tanggal unik kemarin.

Mereka sengaja memberi obat memperlambat lahir dan menunggu pukul 12.00 waktu setempat untuk dilakukan operasi sesar, dan jadilah anaknya lahir pada pukul 12.00 tanggal 12 bulan 12 dan tahun 2012 (12-12-12-12).

Nah salah satu bayi beruntung yang lahir di tanggal cantik itu di RS Ibu dan Anak St Madyang Kota Palopo, sekira pukul 9.00 Wita, yang sempat ditemui Palopo Pos, ayah dari sang bayi itu menyatakan perasaan bahagianya saat bayi yang berjenis kelamin laki-laki lahir pada tanggal cantik itu. "Ada perasaan bahagia bercampur haru yang saya rasakan. Apalagi bayi ini merupakan anak pertama kami," kata sang ayah, Muh Angga Wasita.

Bapak yang berumur 29 tahun ini berharap, agar anaknya yang pertama ini bisa menjadi anak yang berguna bagi sesama. "Saya hanya berharap, mau jadi apa saja bisa, yang penting dapat berguna bagi sesama, agama, bangsa, dan negara," ujarnya, yang merupakan warga Amassangan, Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat, Luwu Utara.

Bayi yang lahir hasil pernikahannya dengan Ani Akan Lotong itu diberinya nama Muhammad Hafidz Azzikra. Orangtua dari sang bayi mungil itu adalah keduanya guru di SMAN 1 Malangke Barat. Angga menceritakan, dirinya yang menikah pada 30 Juni 2011 lalu, baru dianugrahi anak sekarang.

"Kelahiran bayi itu sebenarnya bidan yang pernah memeriksanya telah memperkirakannya pada tanggal ini. Dan perkiraan bidan tersebut terbukti. Meski tadi (kemarin, red) kelahiran bayi saya lewat operasi sesar. Sebab dokter mengatakan tidak bisa melahirkan normal karena ibunya lagi menderita hipertensi, tekanan darah tinggi. Berat bayi saya 2,8 kilogram. Alhamdulillah sehat," katanya. (*)

Palopo Pos, Edisi 13 Desember 2012
read more...

Sunday, November 25, 2012

Banyak Masyarakat Alami Masalah Tulang


*Dari Bhakti Sosial RS Bintang Laut Palopo

MASYARAKAT Kota Palopo ternyata sangat banyak yang mengalami masalah tulang. Pada umumnya, mereka mengalami tulang keropos. Wah!!

LIPUTAN: Abdul Rauf

HAL itu terlihat banyaknya masyarakat yang sangat antusias melakukan pemeriksaan tulang pada bhakti sosial pengobatan murah Rumah Sakit (RS) Bintang Laut Kota Palopo dalam rangka HUT ke-41 yang jatuh Kamis 29 November 2012 mendatang.
Pemeriksaan tulang dimulai pada Minggu 25 November 2012, mulai pukul 10.00 Wita hingga 16.00 Wita, di halaman RS Bintang Laut Palopo.
Kepala Rekam Medik RS Bintang Laut Palopo, dr Luisa, mengatakan pada umumnya, masyarakat lebih banyak memeriksakan tulang. "Banyak peminat pemeriksaan tulang. Umumnya mereka mengalami tulang keropos. Itu disebabkan pola konsumsi gizi yang tidak seimbang, dan pola hidup kurang bagus. Seperti kurang olahraga, merokok, dan sebagainya," katanya, Minggu 25 November.
Dalam bakti sosial pengobatan murah itu, masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti pengobatan murah tersebut. Terutama pemeriksaan tulang. Jumlahnya bahkan mencapai ribuan peserta pasien yang memadati pelataran rumah sakit tersebut.
Bakti sosial itu melayani paket pemeriksaan dokter umum dan ahli. Diantaranya, ahli penyakit dalam dr Risna Rajab SpPD, ahli anak dr Rasdianah SPA, ahli kulit dr Selis Friska SpKK, ahli bedah dr Mesak Sule SpB, dan melibatkan 7 dokter umum. Seperti dr Dany, dr Silvia, dr Sherly, dr Husna, dr Jeni, dan dr Liza.
dr Luisa menjelaskan, pengobatan murah itu meliputi pemeriksaan dan pengobatan, pembagian makanan sehat, dan pemeriksaan tulang dengan bone scan. "Pengobatan Rp10.000 per pasien, sudah dapat pemeriksaan dan pengobatan gratis oleh dokter ahli dan umum, juga mendapat makanan sehat, dan juga pemeriksaan tulang. Itu sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat Palopo pada HUT ke-41 tahun RS Bintang Laut," kuncinya. (*)

Palopo Pos edisi 27 November 2012. http://palopopos.co.id/
read more...

Tuesday, November 20, 2012

Pemenang Undian Umrah Dikerjain, Lalu Diberi Kejutan


* Yang Tersisa dari Palantikan Pengurus Ormas PDIB Kota Palopo

Dengan wajah yang tampak bingung, para pegawai di Sekretariat DPRD Kota Palopo masuk ruangan Sekretaris Dewan (Sekwan) satu per satu. Mereka bertanya-tanya saling berbisik, karena mendadak dikumpulkan Sekwan di ruangannya. Ada apa gerangan kami dikumpulkan mendadak begini?

LAPORAN: Abd Rauf

Sore, sekitar pukul 15.30, Senin 19 November baru-baru ini. Para pegawai di lingkup DPRD Kota Palopo dikumpul mendadak Sekwan. Seakan ada pelanggaran yang besar yang harus dibicarakan hari itu juga. Pemenang undian umrah pada pelantikan Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) pada Kamis 15 November malam lalu, Dra Nurlela ikut berbisik. "Ada apa ya?". Kebetulan dirinya belum mengetahui kalau dia beruntung mendapat hadiah undian umrah Kamis malam lalu.

Dua anggota dewan, yang merupakan Ketua dan Sekretaris PDIB Kota Palopo, H Henry Ghalib SE, dan Dahri Suli SE masuk ke ruangan. Dengan wajah yang dibuat serius, mereka duduk di sofa. Sekwan, Abdul Rahim, kemudian membuka pembicaraan.

"Kalian ini dikumpulkan mendadak karena ada hal yang penting yang harus dibicarakan. Kalian banyak pelanggaran. Tidak disiplin dalam bekerja. Kalau memang tidak bisa bekerja, ya pasti kita keluarkan saja. Kebetulan ada teman wartawan dari Palopo Pos yang menyaksikan ini," kata Rahim dengan wajah yang dikemas serius.

Wajah para pegawai tampaknya semakin tegang, dan juga ada yang pucat. Dengan wajah bingung bertanya-tanya. Saling memadang penuh tanya. Kemudian Sekwan mempersilakan Dahri berbicara.

"Saya tidak tahu, mengapa sampai ada temuan dari inspektorat terkait banyaknya pelanggaran yang dilakukan pegawai di kantor ini. Kami sebagai anggota dewan yang fungsinya sebagai pengawasan merasa malu dengan temuan ini. Dan yang paling banyak pelanggarannya adalah ibu Dra Nurlela," ujar Dahri, yang bermaksud mengerjain pemanang umrah tersebut.

Dengan wajah bingung penuh tanya, Nurlela mengatakan kalau sampai saat ini dirinya belum mengetahui pelanggaran apa yang diperbuatnya. "Saya siap klarifikasi ini, saya tidak tahu apa kesalahan saya," kata Kasubag Humas DPRD itu dengan mata berkaca-kaca.

H Henry kemudian berbicara dan menanyatakan kepada Nurlela tentang mimpinya pada malam Kamis lalu. Namun Nurlela hanya mengatakan kalau mimpinya itu rahasia.

Pada akhirnya, Henry kemudian terus terang memberitahukan kepada semua pegawai kalau itu hanya sandiwara semata. Kemudian memberikan selamat kepada Nurlela karena beruntung mendapatkan undian berhadiah umrah bagi anggota PDIB. Barulah semua pegawai ketawa dan memberikan selamat kepada Nurlela yang mengaku belum mengetahui kalau dirinya dimasukkan anggota Ormas yang berasal dari Samarinda tersebut. (*)

Palopo Pos, Edisi 13 Desember 2012
http://palopopos.co.id/
read more...

Monday, October 08, 2012

Diare, Penyakit Paling Banyak Diderita

Mengintip Trend Penyakit di RSUD Sawerigading

Berbagai macam penyakit yang dirawat inap di RSUD Sawerigading. Mulai dari penyakit ringan, hingga kronis. Namun kita sering bertanya, penyakit jenis apa yang paling banyak dirawat pada rumah sakit dan harus dirawat inap? Berikut data yang berhasil dihimpun Palopo Pos, selama Juli sampai Agustus 2012.

Laporan: Abd Rauf

Dari data yang diambil dari rekam medik RSUD sawerigading, selama Juli hingga Agustus 2012, penyakit diare menjadi penyakit paling banyak diderita masyarakat yang dirawat inap.

Diare, menempati urutan teratas terbanyak dari seluruh penyakit yang dirawat inap. Untuk Juli lalu, jumlah pasien mencapai 72 orang. Bahkan pada Agustus, meningkat hingga 109 orang penderita diare dehidrasi.

Sementara, dispepsia menjadi penyakit kedua terbanyak pada Juli lalu, sedangkan pada Agustus dihuni penyakit trauma cavitis, atau benturan kepala seperti kecelakaan dan jatuh yang mengakibatkan benturan kepala. Jumlah penyakit ini mencapai 50 orang. Jumlah ini sedikit meningkat dibanding dengan Juli, yakni hanya 34 penderita.

Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) pada Juli dan Agustus, menempati urutan ketiga. Dengan jumlah kasus masing-masing 34 dan 40 penderita. Selanjutnya, penyakit dispepsia pada Agustus dan infeksi saluran kemih pada Juli, menjadi urutan ke empat, dengan jumlah penderita mencapai 34 orang. Dan pada Agustus 24 penderita.

Demam typoid menempati urutan ke lima terbanyak pada Agustus, dengan jumlah mencapai 34 orang. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan bulan Juli, yakni hanya pada urutan ke delapan dengan jumlah penderita 30 orang.

Urutan ke enam terbanyak pada Agustus, yakni penyakit pneumonia dengan jumlah penderita sebanyak 31 orang. Penyakit ini meningkat dibanding Juli lalu sebab tidak masuk dalam 10 besar penyakit terbanyak sebelumnya.

Sementara, TBC paru atau tuberclosis menempati urutan ke tujuh pada Agustus, dengan jumlah penderita 28 orang. Angka ini sedikit menurun dibanding dengan Juli yang menempati urutan ke enam dengan angka penderita 32 orang.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menemapati urutan ke delapan, dengan 25 penderita. Jumlah ini menurun dari Juli, yakni 29 orang. Sementara grastritis menjadi urutan ke 10 dari Juli hingga Agustus, dengan jumlah penderita masing-masing 27 dan 22 orang. Penyakit bronkhitis enfisema pada Juli, berada pada urutan ke tujuh dengan jumlah 32 penderita. Namun penyakit ini menurun pada Agustus, sebab tidak lagi masuk pada sepuluh penyakit terbanyak.

Sementara pada September dan Oktober ini, jumlah penyakit yang dirawat inap belum dapat diketahui. Sebab jumlahnya belum direkap petugas rakam medik. "Untuk September dan Oktiber, jenis penyakit yang masuk ke rumah sakit ini belum dapat kami ketahui secara pasti. Sebab kami sementara merekap," kata Muntaha, salah seorang Rekam Medik RSUD Sawerigading Palopo.(*)

http://www.palopopos.co.id/?vi=detail&nid=55790
read more...

Thursday, July 05, 2012

Usulan Penyusunan Buku Sejarah Perjuangan Pembentukan Kota Palopo


Dari Dialog Refleksi 10 Tahun Kota Palopo (3 Selesai)

Tidak ada yang datang tanpa perjuangan, termasuk menjadikan Kotip Palopo menjadi kota otonom, yang terpisah dari kabupaten induknya, Kabupaten Luwu. Demikian diungkapkan Baharman Supri. 

Laporan : Abd Rauf

Forum Kota, bentukan Andi Cincing Makkasau, yang beranggotakan aktifis pemuda, LSM dan tokoh masyarakat, serta FKPPI. Menjadi organisasi perlawanan dalam melanjutkan perjuangan. Bertempat di Sekretariat FKPPI. Saat itu, demonstrasi bergulir lagi. Massa terus turun ke jalan menuntut pembentukan Kota Palopo. Dari proses panjang itu, Amang Usman dan kawan-kawan, beberapa kali bolak-balik Jakarta-Palopo untuk mengurus pembentukannya. Rintangan demi rintangan yang dihadapi, namun tak ada kata menyerah. Hingga pada 2 Juli 2002, para pejuang baru mendapatkan hasil jeri payahnya. Hal itu ditandai dengan penanda tanganan prasati oleh Depdari kala itu.

Dari dialog itu, terdapat banyak usulan mengenai penyusunan buku tentang sejarah perjuangan secara rinci, mengenai terbentuknya Kota Palopo. Sehingga, generasi berikutnya bisa memahami untuk dilanjutkan perjuangan para endahulu. Terutama Isma, seorang aktifis LSM di kota ini. Dikatannya, perlu ada cerita yang tertulis mengenai perjuangan, suka dan duka, strategi, sumber pendanaan, serta tantangan yang dihadapi para pejuang yang mengawal terbentuknya Kota Palopo. 

Menanggapi hal itu, semua pihak merespon dengan baik, termasuk Syamsul, matan ketua Ipmil, menurutnya buku itu bagusnya dibuat sekaligus menceritakan mengenai sejarah terbentuknya Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, dan Insya Allah Luwu Tengah, terkait cita-cita pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Maksum Runi juga dalam dialog itu,  menceritakan kalau perjuangan seperti itu membutuhkan penyandang dana. "Saat itu, saya memanfaatkan momentum itu, dengan sesekali membiayai pergerakan. Karena saat itu, saya mendampingi Raskin se Luwu Raya, dan ada biaya operasional pendamping Raskin yang saya manfaatkan untuk modal perjuangan," katanya.

Menurut Amang Usman, jika penyusunan buku sejarah pembentukan Kota Palopo, harus melibatkan seluruh aktifis pejuang saat itu. "Terutama H Zirmayanto (sebagai penggagas pertama), Andi Cincing Makkasau, Rusli Pangeran, Rawas Sakti (dikenal sebagai demonstran paling brutal), Baharman Supri, Harla Ratda, Sunandar Latif (penyimpan banyak dokumen), dan masih banyak lagi aktifis lainnya, yang saya tidak ingat semuanya. Termasuk saya, yang mengawal perjuangan dari awal, hingga akhir," ungkapnya.

Usaha para pejuang, akan selalu dikenang sepanjang sejarah Kota Palopo. Semoga generasi selanjutnya mampu berjuang dan mengembang cita-cita pendahulunya. Dirgahayu Kota Palopo yang ke-10. Semoga menjadi kota yang terpandang dan sejahtera. Kota yang maju dan bermartabat. Sapaan kota Idaman benar-benar terwujud. Indah, Damai, Aman, dan Nyaman (Idaman). Semoga!! (*)


read more...